Jumat, 01 Juli 2011

0 Psikologis Analitis , Teori Carl Gustav Jung


Psikologis Analitis , Teori Carl Gustav Jung
Menurut Jung Kepribadian itu terdiri dari 2 alam :
1.       Alam sadar (kesadaran ) yang berfungsi mengadakan penyesuaian terhadap dunia luar dan,
2.       Alam tak sadar (ketidaksadaran ) yang berfungsi mengadakan penyesuaian terhadap dunia dalam yaitu dunia batin sendiri .
a, Struktur kesadaran
1.       Fungsi jiwa 
Jung mengemukakan adanya empat macam fungsi jiwa, yang rasional yaitu pikiran dan perasaan sedang yang dua lagi irrasional, yaitu pendirian dan intuisi,,,
Berikut fungsi-fungsi jiwa menurut jung
FUNGSI JIWA
SIFATNYA
CARA BERKERJANYA
Pikiran
Rasonal
Dengan penilaian benar salah
Perasaan
Rasional
Dengan penilaian senang tak senang
Pendirian
Irrasional
Tanpa penilaian sadar indriah
Intuisi
Irrasional
Tanpa penilaian tak sadar naluriah

2.       Sikap Jiwa
Yang dimaksud dengan sikap jiwa adalah arah daripada energy psikis umum libido, yang menjelma dalam orientasi manusia terhadap dunianya. Arah aktivitas psikis itu dapat keluar atau kedalam , dan demikian pula arah orientasi manusia dapat keluar ataupun kedalam.
Berdasarkan atas sikap ini , jung membedakan manusia menjadi 2 tipe
Sikap Jiwa
Fungsi jiwa
Tipe
Ketidaksadarannya
Ekstrovers
Pikiran
Perasaan
Pendirian
Intuisi
Pemikir ekstrovers
Perasaan ekstrovers
Pendirian ekstrovers
Intuitif ekstrovers
Pemikir introvers
Perasaan introvers
Pendirian introvers
Intuitif introvers
Introvers
Pikiran
Perasaan
Pendirian
Intuisi
Pemikir ekstrovers
Perasaan ekstrovers
Pendirian ekstrovers
Intuitif ekstrovers
Pemikir introvers
Perasaan introvers
Pendirian introvers
Intuitif introvers

Struktur Ketidaksadaran
Ketidaksadaran ini terdiri dari 2 alam
1.       Ketidaksadaran pribadi,
Bagian daripada alam ketidaksadaran yang diperoleh oleh individu selama sejarah hidupnya . pengalamannya pribadi . hala yang tergolong pada ketidaksadaran pribadi ini misalnya isi ingatan  hal-hal yang tertekan
2.       Ketidaksadaran kolektif
Adalah bagian daripada ketidaksadaran itu yang diperoleh oleh individu barisan nenek moyangnya yaitu hal-hal yang diperoleh manusia sebagai jenis didalam perkembangannya.


TEORI ALFRED ADLER
Teori adler dapat dipahami dengan memahami pengertian pokok yang membahas tentang kepribadian sbb:
-          Individual sebagai pokok persoalan
-          Pandangan teleologis
-          Dua dorongan pokok
-          Rasa rendah diri dan kompensasi

a.      Individual sebagai pokok persoalan
Adler memberi tekanan kepada pentingnya sifat khas unik daripada kepribadian, yaitu individualitas kebulatan serta khas pribadi manusia . tiapa orang adalah konfigurasi motif-motif, sifat-sifat, serta nilai-nilai yang khas, tiap tindakan yang dilaksanakan oleh seseorang membawakan corak khas gaya hidupnya yang beersifat individual.
b.      Pandangan teleologis  
Adler berpendapat bahwa manusia lebih didorong oleh harapan-harapannya mengenai masa depan daripada pengalaman-pengalamanya di masa lampau yang member alasan kepada segala aktifitas manusia.
Tujuan itu terletak dimasa depan sebagai bagian daripada suatu rancangan teleologis melainkan ada dalam diri orang yang bersangkutan (ada secara subyektif) pada wktu-waktu ini. Karena tujuan itu yang memberi alasan kepada tingkah laku manusia maka untuk memahami tujuannya itu
c.       Dua dorongan Pokok
Dalam diri manusia terdapat 2 dorongan pokok yang melatarabelakangi segala tindak lakunya itu.
1.      Dorongan kemasyarakatan, yaitu dorongan yang mendorong manusia untuk bertindak yang mengabdi kepada masyarakat
2.      Dorongan keakuan , yang mendorong manusia untuk bertindak yang mengabdi kepada aku sendiri.
Kedua dorongan tersebut telah ada sejak anak lahir , tetapi perkembangannya tergantung kepada keadaan dimana anak itu hidup dan dibesarkan,.

Mula-mula manusia itu didorong oleh dorongan keakuan yaitu dorongan untuk mengejar kekuasaan dan kekuatan untuk mencapai kompensasi bagi rasa rendah dirinya.

Selanjutnya manusia didorong oleh dorongan kemasyarakatan yang menyebabkan dia menempatkan kepentingan sendiri diatas kepentingan umum.
d.      Rasa rendah diri dan kompensasi
Apabila Orang Gagal dalam mengejar suatu maksud atau memeiliki jasmani yang kurang sempurna , maka timbullah perasaan tidak enak pada dirinya merasa tidak berharga sehingga muncul rasa rendah diri. Orang yang demikian itu yaitu merasa rendah diri tindak akan tinggal diam . dia akan berusaha meniadakan perasaan tersebut dengan menebus atau mencari pemulih,,,



0 komentar:

Poskan Komentar

 

Nikychoy Synyster Blog Copyright © 2011 - |- Template created by Niky Choy