Rabu, 11 Januari 2012

0 Membentuk karakter anak Melalui Olahraga

Olahraga adalah bentuk kegiatan untuk melatih tubuh seseorang atau jasmani dan rohani seseorang. Mungkin kita masih ingat akan falsafah olahraga yang tak asing lagi yaitu didalam tubuh yang kuat akan terdapat jiwa yang sehat pula. Melalui aktivitas olahraga kita banyak mendapatkan hal-hal yang positif. Olahraga bukan sekedar kegiatan yang berorientasi kepada faktor fisik belaka, karena dengan olahraga juga dapat melatih sikap dan mental kita.
Aktivitas olahraga sebaiknya juga kita tekankan kepada anak-anak. Banyak hal yang kita dapatkan seandainya anak-anak kita dapat melakukan aktivitas olahraga, apalagi jika si anak memiliki hoby dan bakat khusus dibidang olahraga tertentu. Apa yang menjadi hoby dan bakat anak, peran orang tua tinggal memberikan arahan dan dorongan saja. Sudah barang tentu orang tua juga dituntut untuk memberikan fasilitas atau alat-alat yang dibutuhkan seorang anak untuk melakukan aktivitas tersebut Terlebih lagi jika aktivitas olahraga anak bukan sekedar untuk hoby saja, namun lebih mengarah kepada prestasi. Perhatian dan dukungan sangat dibutuhkan oleh seorang anak.
Beberapa alasan perlunya anak-anak untuk memiliki aktivitas dalam bidang olahraga diantaranya adalah bahwa pada masa anak-anak mempunyai kecenderungan senang terhadap berbagai macam permainan. Oleh karenanya orang tua dapat mengarahkan dan memberikan pilihan-pilihan bentuk permainan yang ada di aktivitas olahraga, syukur jika kita dapat memasukkan anak dalam klub tertentu. Misalnya sepakbola, tenis lapangan atau bulutangkis dan olahraga lain yang mendukung. Cara-cara ini akan mendidik dan melatih anak untuk bersosialisasi, saling menghargai dan kerjasama dengan teman-teman se-klub dengan bimbingan pelatih.
Selain itu melalui latihan-latihan yang rutin anak juga dididik untuk melakukan program pembiasaan yaitu saling berjabat tangan pada saat memulai dan mengakhiri latihan, baik dengan teman, orang tua serta dengan semua yang hadir di tempat latihan. Pembiasaan lain adalah melatih kedisiplinan anak untuk menghargai waktu, jika ada diantara anak yang datang tidak tepat waktu tanpa alasan yang jelas, maka anak diberikan punishment atau hukuman yang bersifat positif. Bentuk-bentuk hukuman seperti lari mengelilingi lapangan dan push up atau sejenisnya adalah hal yang biasa dalam dunia olahraga. Self-diciplin diharapkan dapat terbentuk.

Hal lain yang dapat kita peroleh dari aktivitas olahraga adalah melatih anak untuk memiliki semangat juang yang tinggi baik pada saat latihan ataupun pada saat menghadapi pertandingan-pertandingan yang resmi. Nilai-nilai mental lain juga terbentuk, mengakui kemenangan orang lain dan menerima kekalahan adalah bentuk penanaman nilai berupa penghargaan dan nilai keadilan. Pendek kata, banyak karakter positif anak yang dapat terbentuk dari aktivitas olahraga ini. Melalui olahraga anak akan memiliki tanggungjawab, rasa hormat dan memiliki kepedulian dengan sesama. Nilai-nilai ketekunan, kejujuran dan keberanian juga dapat diperoleh dari aktivitas olahraga dan tentu masih banyak lainnya.

Sekian, semoga bermanfaat. Salam


Penulis Rasimun Way

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Nikychoy Synyster Blog Copyright © 2011 - |- Template created by Niky Choy