Sabtu, 24 November 2012

0 Contoh abstrack skripsi


ABSTRAK

Rini Widyastuti, A1C103022. “Memaksimalkan Keaktifan Siswa Kelas V SD Negeri 07 Kendari Barat Dalam Pembelajaran Matematika Melalui Model Kooperatif Tipe Make a  Match”.
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Masalah dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: apakah dengan menerapkan model kooperatif tipe make a match dalam pembelajaran matematika, keaktifan siswa kelas V SD Negeri 07 Kendari Barat dapat dimaksimalkan? Tujuannya untuk memaksimalkan keaktifan siswa kelas V SD Negeri 07 Kendari Barat dalam pembelajaran matematika dengan menerapkan model kooperatir tipe make a match. Hipotesis penelitian ini adalah bila dilaksanakan pembelajaran matematika melalui model kooperatif tipe make a match, maka keaktifan siswa kelas V SD Negeri 07 Kendari Barat dapat dimaksimalkan.
Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas V SD Negeri 07 Kendari Barat tahun pelajaran 2006/2007 dengan jumlah siswa 44 orang. Data penelitian diperoleh dari tes hasil belajar untuk melihat keberhasilan belajar siswa setelah penerapan model kooperatif tipe make a match, lembar observasi bagi guru dan siswa untuk kondisi pelaksanaan tindakan dan jurnal refleksi guru.
Prosedur penelitian ini terdiri dari: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan evaluasi, dan (4) refleksi. Pada siklus I, guru kurang memberikan  bimbingan pada siswa dalam mengerjakan tugas LKS, guru juga tidak melaksanakan beberapa tahapan skenario pembelajaran. Sebagian besar siswa tidak memperhatikan penjelasan guru sehingga masih banyak yang tidak tepat waktu menyelesaikan tugas. Kemudian pada siklus II,  kelemahan di siklus I dapat diperbaiki oleh guru walaupun guru belum dapat memotivasi siswa untuk belajar. Siswa tampak aktif dalam setiap pertemuan, namun masih banyak juga yang tidak memperhatikan penjelasan guru. Pada siklus III, guru mampu melaksanakan dengan baik seluruh tahapan skenario pembelajaran. Siswa antusias mengikuti pelajaran dan memperhatikan penjelasan guru. Siswa yang menunjukkan keaktifan selama proses pembelajaran semakin meningkat dibanding siklus I dan II.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan siswa maksimal ditunjukkan pada empat dari enam aspek yang diamati, kemudian siswa yang memperoleh nilai minimal 6,0 meningkat untuk setiap siklus. Berdasarkan hasil tes, yaitu pada siklus I keberhasilan siswa meningkat dari 38,64% menjadi 56,82%. Pada siklus II keberhasilan siswa semakin meningkat menjadi 72,73% dan pada siklus III mencapai 93,18%. Di samping itu, pelaksanaan skenario pembelajaran juga mencapai 100% pada siklus III.
Berdasarkan indikator kinerja, disimpulkan bahwa keaktifan siswa kelas V SD Negeri 07 Kendari Barat dalam pembelajaran matematika dapat dimaksimalkan melalui penerapan model kooperatif tipe make a match.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Nikychoy Synyster Blog Copyright © 2011 - |- Template created by Niky Choy