Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Maret 2012

1 Strategi Meraih Mimpi

Semangat belajar

 

Strategi Meraih Mimpi


Seorang petani sengaja membiarkan sebutir telur burung elang untuk dierami oleh induk ayam bersama dengan telur-telur lainnya dari sang induk ayam. Setelah menetas, tentu saja sang induk ayam mendidik semua anak-anaknya (termasuk yang berasal dari telur burung elang) untuk bertindak layaknya seekor ayam.

Oleh
Roy Sembel dan Sandra Sembel (Dirut Edpro, edpro@cbn.net.id)

Hari-hari berlalu, tanpa terasa sang ”anak” Elang pun juga semakin bertambah besar, bahkan ia terlihat jauh lebih besar dan berbeda dari Ayam-ayam lainnya. Pada suatu hari, ketika cuaca cerah, melintaslah seekor Elang dewasa di angkasa dengan gagah dan anggun.
Semua Ayam yang tengah berada di lapangan segera mencari perlindungan, demikian juga dengan anak Elang yang malang. Dari tempat persembunyiannya, anak Elang tadi berdecak kagum, ”Alangkah gagahnya burung yang terbang itu!” Saudara-saudara angkatnya terbahak dan mengejeknya, ”Jangan mimpi, kita ini hanya Ayam yang tidak bisa terbang tinggi di angkasa!”
Sang anak Elang pun percaya akan omongan ”saudara-saudara angkatnya”, ia tak pernah bermimpi untuk menjadi seekor burung Elang. Sampai akhir hayatnya, sang ”Elang” menjalani hidupnya sebagai Ayam yang tidak pernah merasakan indahnya terbang tinggi di angkasa.
Alangkah malangnya sang anak Elang dalam ilustrasi di atas. Kemalangan tersebut harus dialami hanya karena ia tidak punya ”mimpi”. Janganlah kita menjadi seperti anak Elang yang tidak berani bermimpi untuk menjadi seekor burung yang gagah perkasa, tanpa pernah mencobanya sekalipun juga.

Manfaat memiliki mimpi
Jika sang anak Elang dalam ilustrasi di atas memiliki mimpi untuk terbang gagah seperti Elang dewasa yang dilihatnya tersebut, maka mimpinya tersebut akan menuntun sang anak Elang untuk berusaha secara maksimal mengembangkan semua potensi yang ada dalam dirinya untuk meraih mimpi tersebut.
Demikian pula dengan orang yang memiliki mimpi dan ingin meraih mimpinya. Ia akan berusaha melakukan apa pun yang dianggap perlu, dan menggunakan semua fasilitas yang bisa ia dapatkan untuk meraih mimpinya. Dengan demikian, mimpinya ini telah mendorong ia untuk membuka kesempatan untuk mengembangkan diri secara optimal untuk merealisasikan mimpi tersebut.
Selain membuka kesempatan untuk mengembangkan diri, mimpi juga memberi arah bagi semua keputusan dan tindakan yang diambil. Nina yang mempunyai mimpi menolong orang-orang sakit yang tidak mampu dengan mendirikan Rumah Sakit bagi warga yang kurang mampu mengarahkan semua keputusan dan tindakan yang diambil untuk terwujudnya mimpi ini.
Setamat dari sekolah menengah, ia diarahkan oleh mimpinya untuk melanjutkan ke fakultas kedokteran. Lulus dari fakultas kedokteran, Nina diarahkan oleh mimpinya untuk mengambil kesempatan kerja praktik di beberapa rumah sakit untuk mendapatkan pengalaman lapangan. Ketika ada kesempatan untuk penempatan, ia juga diarahkan untuk dikirim ke daerah-daerah yang berada di bawah garis kemiskinan, agar dapat mengamati dan mengenal secara langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat yang kurang beruntung.
Sekembalinya dari praktik kerja, sambil berpraktik mengumpulkan uang, ia menyusun rencana dan persiapan untuk mendirikan rumah sakit dalam mimpinya. Ia juga menghubungi orang-orang yang bisa membantunya mewujudkan mimpi tersebut, misalnya: rekan seprofesi (misalnya: dokter umum, dokter spesialis, perawat, dan ahli bedah) ataupun lintas profesi (misalnya: ahli keuangan, administrasi, arsitek, ahli teknologi informasi) untuk menyumbangkan sebagian waktu mereka untuk membantu yang tidak mampu, perusahaan-perusahaan ataupun perorangan yang bersedia menjadi donatur ataupun sponsor bagi pendirian rumah sakit tersebut. Mimpi Nina, telah membantu memberi arah untuk semua keputusan dan tindakan diambil.
Tanpa mimpi, kita tidak tahu apa yang perlu kita persiapan. Seperti cerita Nina di atas, mimpi mendirikan Rumah Sakit bagi masyarakat kurang beruntung telah membantu Nina untuk menyusun persiapan yang diperlukan guna meraih cita-citanya: dari persiapan pendidikan (mengambil jurusan kedokteran), pengalaman (melakukan kerja praktik di daerah kumuh), personel yang dapat membantu (menghubungi rekan-rekan seprofesi, dan rekan-rekan lintas profesi, dan lembaga-lembaga), dan juga pendanaan (mencari dan mempresentasikan konsepnya kepada donatur individu maupun perusahaan dan masyarakat umum).
Manfaat lainnya adalah antisipasi masalah. Penentuan arah dan persiapan membantu Nina untuk mengantisipasi masalah yang mungkin datang. Misalnya saja setelah arah ditentukan dan persiapan disusun, Nina sadar bahwa ia memerlukan dana yang tidak sedikit, serta perlu melibatkan jumlah personel yang cukup banyak.
Ia juga sadar bahwa keahliannya di bidang kesehatan perlu ditunjang dengan pengetahuan di bidang organisasi dan teknologi, serta jaringan relasi yang luas. Jika ternyata semua yang dibutuhkan ini belum dimiliki oleh Nina, maka inilah masalah yang bisa diantisipasi. Dengan demikian, Nina sudah bisa memulai mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menangani masalah ini.
Setiap kali satu langkah berhasil diraih untuk semakin dekat meraih mimpi, Nina merasa telah meraih sebuah prestasi. Mimpinya inilah yang telah memberikan kepadanya ”sense of achievement”. Dengan mimpinya, Nina bisa merasakan dan menghargai prestasi-prestasi kecil yang berhasil diraihnya. Nina juga bisa merasakan kelegaan setiap kali sebuah kendala berhasil dikendalikan, dan merasakan kepuasan ketika sebuah masalah berhasil dipecahkan.

Prinsip dasar menentukan mimpi
Zig Ziglar mengemukakan beberapa prinsip dasar yang perlu dipegang untuk meraih mimpi.
Meraih mimpi tidaklah semudah membalik telapak tangan, untuk itu diperlukan komitmen yang tinggi untuk meraih mimpi. Komitmen ini akan membuat kita tetap bertahan dan memiliki harapan ketika badai kesulitan menerpa.
Ray Kroc, pemilik restoran cepat saji McDonald’s memiliki mimpi untuk membangun usaha sendiri. Dalam upaya meraih cita-cita ini, Kroc harus menghadapi banyak tantangan, masalah, bahkan kegagalan sebelum akhirnya ia berhasil membangun kerajaan bisnis di bidang restoran cepat saji. Tanpa komitmen tinggi, pasti Ray Kroc sudah menyerah ketika beberapa kali kegagalan menghadang.
Mimpi yang besar sulit diraih tanpa melibatkan bantuan orang lain. Jadi, walaupun mimpi tersebut adalah mimpi kita, kita bisa saja melibatkan orang lain untuk membantu kita meraih mimpi tersebut.
Rafika yang memiliki mimpi agar semakin banyak orang yang mau ikut berkontribusi dalam tindakan melindungi bumi dari kehancuran, sadar betul kalau ia perlu melibatkan banyak orang. Setiap kali akan mencetak dokumen yang masih berupa draft, ia menggunakan kertas ”daur ulang” (kertas bekas yang baru dicetak pada satu sisi saja).
Kebiasaannya ini ”ditularkannya” pada keluarganya di rumah, rekan sekerjanya di kantor, keluarga jauh, teman dan sahabatnya. Ia juga bergabung dalam lembaga swadaya masyarakat yang memberi pengarahan kepada masyarakat sekitar kegiatan-kegiatan yang dapat membantu melindungi bumi dari kehancuran.

Strategi meraih mimpi
Prinsip-prinsip di atas perlu terus diingat bahkan perlu menjiwai strategi-strategi berikut yang disusun untuk meraih mimpi.
Mimpi yang kita miliki hendaknya memiliki fokus jangka panjang. Misalnya mimpi Hilton untuk memiliki jaringan hotel berskala internasional. Dengan fokus jangka panjang, kegagalan-kegagalan jangka pendek tidak akan membuat kita putus asa, melainkan memacu kita bangkit dan melanjutkan perjalanan meraih sukses.
Kegagalan-kegagalan ini bisa kita gunakan sebagai pelajaran berharga. Dalam menentukan mimpi ini, kita jangan dikelabui oleh kondisi saat ini (kemampuan, pengetahuan ataupun keterampilan kita saat ini), tapi perlu dilandaskan pada pengembangan ”potensi” yang kita miliki secara optimal.
Agar menjadi lebih mudah dan lebih praktis untuk ditangani, mimpi yang berfokus jangka panjang perlu dipecah-pecah menjadi langkah-langkah jangka pendek yang dapat digunakan layaknya seperti sebuah anak-anak tangga meraih sukses. Akan lebih mudah bagi kita untuk menapak dari satu anak tangga, ke anak tangga berikutnya yang disusun bertingkat dalam perjalanan kita meraih mimpi.
Seperti yang dialami Hilton dalam membangun jaringan hotelnya, ia memulainya dari kota kelahirannya, untuk kemudian berkembang ke negara bagian tempat ia dilahirkan, lalu ke seluruh penjuru di Amerika Serikat. Pengalaman dan kesuksesan berbisnis di dalam negara, membekali Hilton dan crew untuk kemudian merambah ke Amerika Selatan, Utara, dan berbagai tempat lainnya di seluruh dunia.
Tujuan jangka pendek ini perlu disusun menurut kriteria SMART, yaitu Specific (tidak terlalu luas), Measurable (dapat diukur secara kuantitatif), Attainable (dapat dicapai), Realistic (Realistis) dan Tangible with Target Date (Nyata dikaitkan dengan waktu). Misalnya saja, dalam satu lima tahun, departemen penjualan harus bisa menjual 5 juta unit komputer (berarti dalam 1 tahun 1 juta unit) dengan pembagian target: 50% dari tenaga penjual, 20% dari pameran dan iklan, serta 25% dari penjualan melalui pengiriman katalog dan internet.
Langkah selanjutnya adalah menerjemahkan tujuan-tujuan jangka pendek itu dalam bentuk tindakan nyata (aksi), yang disusun secara sistematis dalam skala prioritas dan waktu. Misalnya, untuk mencapai target 20% penjualan komputer dalam setahun (200,000 unit) melalui pameran, perlu disusun tindakan aksi.
Jika manajer pemasaran menyadari bahwa untuk menjual satu unit, perlu menyebar informasi pada 20 juta orang. Jika satu kali pameran bisa meraih rata-rata 1 juta orang, maka perlu diadakan 20 kali pameran dalam satu tahun. Lalu dipilihlah lokasi waktu, tempat, dan peristiwa-peristiwa penting untuk menyelenggarakan pameran yang mungkin meraih banyak orang.
Setelah tindakan disusun dan dijalankan, sebelum akhir masa periode yang telah direncanakan, perlu diambil tindakan evaluasi. Dari hasil evaluasi bisa terlihat, sudah seberapa jauh yang dapat kita realisasikan, apakah sesuai dengan target? Apa kendala yang dihadapi, apa tindakan perbaikan ataupun penyesuaian yang bisa kita lakukan agar kita tetap mampu meraih target dengan tepat waktu.
Hasil evaluasi bisa kita gunakan untuk menyusun tindakan perbaikan jika ternyata banyak hasil-hasil kecil yang tidak sesuai dengan yang diharapkan. Hasil evaluasi juga bisa kita gunakan untuk melakukan penyesuaian jika terjadi penyimpangan dari arah yang telah ditentukan. Semua ini dilakukan untuk memacu kita meraih target sesuai dengan yang telah direncanakan. Ataupun kalau keadaan tidak memungkinkan, kita bisa menetapkan target-target baru.
Mimpi memberikan banyak manfaat pada kita. Namun, untuk meraih mimpi tidaklah mudah. Beberapa prinsip perlu diperhatikan dan banyak strategi perlu disusun dan dijalankan. Yang perlu diingat adalah mimpi dapat membuat hidup kita lebih berarti. Jadi, selamat bermimpi dan meraih sukses! n

Senin, 20 Februari 2012

0 Watak Sukses Pemimpin

Kenali dan Miliki Watak Sukses Para Pemimpin


Bill Gates (kaisar kerajaan Microsoft), Walt Disney (pemimpin Disney, perusahaan entertainment raksasa untuk anak-anak), Sam Walton (komandan Walmart, salah satu perusahaan retail terbesar dunia), Jeff Bezos (kapten perusahaan buku on-line, Amazon.com), Jack Welch (kepala suku perusahaan elektronik General Electronics), Ibu Theresa (tokoh yang dicinta berbagai lapisan di seluruh dunia).

Oleh
Roy Sembel dan Sandra Sembel

Mereka merupakan pemimpin yang telah terbukti sukses membawa perusahaan dan orang-orang yang dipimpinnya untuk berprestasi gemilang di bidang masing-masing. Ingin sukes seperti para pemimpin dunia ini? Pelajari dan miliki watak sukses mereka.

Berpikir sukses
Siapa yang mengira bahwa wanita di Indonesia yang lebih dari seabad lalu masih banyak yang buta huruf dan tidak berpendidikan, sekarang banyak yang sudah menduduki posisi puncak di bidang yang ditekuni masing-masing? Prestasi fenomenal kaum wanita Indonesia ini adalah hasil buah pikir sukses Raden Ajeng Kartini yang dituangkan pada surat-surat yang dikirimkan pada teman-temannya di berbagai tempat.
Siapa yang menyangka komputer yang beberapa dekade lalu hanya digunakan di perusahaan-perusahaan besar karena ukurannya yang besar dan harganya yang sangat mahal, sekarang sudah menjadi perangkat yang tidak bisa dipisahkan dari kegiatan masyarakat masa kini? Bahkan komputer sudah masuk ke pelosok tanah air. Semua ini adalah hasil buah pikir sukses Bill Gates, sang kaisar di kerajaan bisnis Microsoft.
Siapa yang berani bermimpi bahwa kejadian historis (seperti pertandingan final piala dunia, perang, dan penganugrahan hadiah Nobel) di suatu tempat, bisa disaksikan secara ”live” di belahan bumi yang berlawanan? Keajaiban ini adalah buah pikir sukses Ted Turner, ”kepala suku” jaringan televisi dunia CNN.
Kartini, Bill Gates, Ted Turner meraih sukses karena mereka berpikir sukses. Hal ini bukan berarti mereka sama sekali tidak pernah mengalami kegagalan. Justru sebaliknya, kegagalan berkali-kali menimpa mereka. Namun karena mereka tidak berhenti untuk berpikir sukses, maka belajar dari kegagalan-kegagalan tersebut, mereka bangkit dan mencari serta menciptakan kesempatan untuk meraih sukses. Ibu Kartini yang pada awal perjuangannya, banyak ditentang oleh bangsa sendiri, bahkan sanak keluarga sendiri karena dianggap melawan adat, tidak patah semangat, iapun menggalang dukungan dari orang-orang yang sependapat dan sepikir dengannya tanpa batas negara, etnis ataupun agama.
Ide Bill Gates tentang penyederhanaan penggunaan komputer baik secara fisik maupun fungsi ditolak berbagai calon investor yang didekatinya. Bahkan perusahaan-perusahaan komputer besar yang saat itu berjaya seolah mencibirkan bibir mereka atas ”pemikiran sukses” Bill Gates. Namun watak kepimpinan Bill Gates yang kuat memacunya untuk terus berpikir sukses. Keteguhan untuk terus berpikir sukses inilah yang membukakan pintu sukses.
Demikian pula dengan Ted Turner, raja CNN. Beberapa kali gagal dalam berbisnis tidak membuatnya berhenti berupaya. Kegagalan demi kegagalan yang dihadapi dipelajari dengan seksama, sehingga ia tidak mengulanginya lagi. Hasilnya, kesuksesan gemilang diraih pemimpin perusahaan televisi dunia CNN.

Bicara sukses
Karena pikiran mereka dipenuhi ide-ide sukses, maka apa yang keluar dari mereka juga adalah kata-kata sukses. Kata-kata ini disampaikan dengan sederhana, dan mudah dimengerti para pengikut sehingga bisa memotivasi dan memberi inspirasi kepada para pengikut untuk tetap optimis walaupun harus menghadapi berbagai kendala, krisis, dan masalah.
Bicara sukses bukanlah merangkai kata-kata bohong yang tak bermakna, sebaliknya kata-kata ini adalah menyiratkan kejujuran, harapan, dan rasa hormat yang ditunjukkan para pemimpin pada orang-orang yang mereka pimpin. Bicara sukses bukan berarti hanya bicara ”manis” dengan menyembunyikan ”kelemahan” para pemimpin sendiri ataupun para pengikut mereka. Bicara sukses juga mengungkap ”kelemahan” dan ”kekurangan” yang bisa dan harus diperbaiki dari sang pemimpin dan para pengikutnya. Jadi, fokusnya bukan pada kendalanya, tetapi kesempatan sukses di tengah kendala yang dihadapi.
Bung Tomo dan Bung Karno, pemimpin bangsa Indonesia di zaman revolusi telah menggugah hati dan semangat pemuda-pemudi Indonesia untuk berjuag meraih sukses yang telah diimpi-impikan bersama: Kemerdekaan Indonesia yang akhir minggu ini kita rayakan bersama. Kedua pemimpin bangsa ini tidak menutupi adanya kendala yang mungkin dihadapi. Mereka mengingatkan adanya bahaya pemecah belahan yang mungkin dilakukan pihak musuh, namun dengan keteguhan dan kekompakan serta tekad untuk saling mendukung, maka kendala ini pasti bisa teratasi. Bayangkan jika kedua pemimpin bangsa ini hanya menyuarakan kekhawatiran dan keraguan mereka saja tanpa memompakan semangat dan harapan. Mungkin saat ini Indonesia masih berada di bawah cengkeraman penjajahan.
Karakter bicara sukses yang diperkuat dengan kejujuran, komitmen sukses, dan loyalitas, juga banyak dijumpai pada pemimpin dunia lain, seperti Nelson Mandela, Martin Luther King, dan Aung San Suu Kyi. Para pemimpin ini senantiasa memompakan kata-kata sukses bagi bangsa dan pengikut mereka untuk bangkit melawan dis-kriminasi, kemisikinan, penindasan, dan keputusasaan, walaupun banyak kendala yang harus dicermati, disiasati, dan diatasi.

Berbagi sukses
Seorang petani jagung, yang jagungnya selalu menang dalam kontes jagung di daerahnya diwawancarai oleh seorang wartawan. ”Apa rahasia Bapak sampai 10 tahun ini terus menerus menjadi juara satu dalam kontes jangung di daerah ini?” demikian pertanyaan sang wartawan. ”Saya memberi bibit jagung unggul saya pada para petani di sekitar ladang saya,” jawab si petani.
Dengan terheran-heran sang wartawan bertanya, ”Mengapa begitu? Bukankah hal ini berarti Bapak memberi kesempatan pada lawan-lawan Bapak untuk menang?” Dengan bijak sang petani menjawab, ”Jika para petani di sekitar saya menanam jagung yang buruk, maka benih dari tanaman jagung yang mereka tanam akan terbang ke ladang saya dan bersatu dengan benih-benih jagung saya. Akibatnya, tanaman jagung saya kemungkinan tidak akan memiliki kualitas prima karena telah tercemar oleh benih-benih buruk tersebut.”
Prinsip seperti itulah yang diterapkan oleh para pemimpin yang sukses. Mereka sadar bahwa sukses tidak bisa diraih sendirian. Sukses tidak habis untuk dinikmati sendirian. Sukses harus diraih dan dinikmati bersama. Jadi untuk sukses, para pemimpin ini sadar bahwa mereka juga harus membuat orang lain sukses, sehingga kesuksesan bersama akan terasa lebih manis dari pada kesuksesan sendiri.
Walt Disney, dalam memproduksi film-film klasik dan fenomenalnya, juga menerapkan prinsip berbagi sukses. Disney sadar bahwa karya yang bagus perlu ditunjang oleh tim yang bagus dan mitra yang bagus pula. Untuk itu, Disney tidak segan-segan merekrut ilustrator, animator, pengisi suara, penulis naskah, sutradara dan insan film lainnya yang memiliki kualitas prima di bidang masing-masing. Tidak heran jika film-film hasil karya mereka (misalnya: Beauty and the Beast, Snow White, Pocahontas, Lion King) selalu mengundang decak kagum dunia. Untuk memproduksi film spektakuler, para pemimpin di perusahaan Disney juga bersedia bermitra dengan Pixar, perusahaan animasi terbaik di bidangnya baik dari segi teknologi maupun aspek kreatif. Buah hasil kerja sama ini adalah film-film animasi yang tidak hanya sukses meraih untung, tapi juga meraih penghargaan, misalnya: Bug’s Life, Toy Story, dan Finding Nemo.

Mimpi sukses
Jika kita mendayung bersama dalam satu perahu, semua pendayung perlu memiliki pemahaman yang sama akan tempat yang akan dituju, sehingga bisa mendayung dengan irama yang sama. Namun, jika jika ada kebingungan tentang tempat tujuan yang telah ditetapkan, maka para pendayung kemungkinan akan mendayung kearah yang berlawanan, sehingga walaupun sudah bekerja keras, perahu tidak akan melaju, bahkan mungkin akan berputar-putar di satu titik saja. Demikian pula dengan kesuksesan, untuk memimpin anak buah menuju ke tempat ”sukses”, sang pemimpin perlu punya ”mimpi” sukses. Tanpa mimpi ini, sang pemimpin tidak akan punya gambaran tentang kriteria sukses yang akan diraihnya bersama para pengikutnya.
Sam ”Walmart” Walton merupakan pemimpin di dunia bisnis yang punya mimpi sukses dan berhasil menularkan mimpi ini pada para pengikut mereka. Sam Walton bermimpi untuk menghadirkan sebuah ”superstore” yang memberikan keramahan pelayanan, kenyamanan tempat, keamanan berbelanja, harga murah, dan variasi barang yang beragam dengan kualitas prima bagi para pelanggan. Agar mimpi bisa terwujud, Sam Walton senantiasa membagikan mimpinya pada para karyawan Walmart. Ia lalu berkeliling untuk bertemu muka dan berkomunikasi dengan para manajer toko, dan pegawai di berbagai outlet Walmart di seluruh Amerika Serikat. Usahanya ini membuahkan kesamaan visi, sehinga seluruh jajaran bisa bersinergi untuk meraih sukses yang telah dimimpikan bersama.

Peta sukses
Setelah mimpi sukses dimiliki, seorang pemimpin perlu memiliki ”peta sukses.” Dengan peta ini, sang pemimpin bisa memilih alternatif rute yang paling efektif untuk meraih sukses. Orang kebanyakan biasanya akan memilih jalan yang sudah dikenalnya, ataupun yang paling sering dilalui orang, karena takut dan enggan mengambil resiko mencari jalan baru. Seorang pemimpin, dengan modal peta yang dimiliki, justru bisa mengendalikan rasa takutnya untuk mencari, mencoba, atau bahkan membuka jalan baru menuju sukses. Pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan seorang pemimpin di bidang yang ditekuni merupakan peta yang ampuh dan akurat untuk membantu mencari rute terbaik meraih sukses.
Jeff ”Amazon.com” Bezos, yang sudah banyak makan asam dan garam di dunia teknologi informasi berusaha mencari bahkan membuka jalan baru untuk menyediakan jasa penjualan buku yang dapat dilakukan kapan saja, dimana saja, dan oleh siapa saja tanpa batasan tempat dan waktu. Jika orang kebanyakan memilih usaha ”toko buku” untuk mewujudkan mimpi ini, maka Jeff Bezos, membuka jalan baru, on-line bookstore, untuk meraih mimpi suksesnya.

Rencana strategis untuk sukses
Setelah peta dipelajari dan dikuasai dengan baik, rute-rute alternatif ditetapkan, maka langkah berikutnya adalah menyusur rencana strategis meraih sukses. Untuk sampai ketempat tujuan, perlu disusun rencana mengenai kendaraan apa yang akan digunakan, tempat-tempat pemberhentian mana yang akan disinggahi, siapa saja yang akan dihubungi untuk memperoleh dukungan dan fasilitas yang diperlukan, dan berapa biaya yang diperlukan untuk melakukan semua ini. Semua ini perlu dirancang dengan akurat, namun fleksibel, dengan menyisakan kemungkinan untuk penyesuaian terhadap kondisi dan kejadian yang mungkin saja tidak 100% sesuai dengan yang telah diperkirakan sebelumnya.
Jack Welch adalah seorang pemimpin yang merancang sukses dengan menyusun rencana strategis jitu dengan melibatkan jajaran pimpinan perusahaan di tempat ia berkerja. Untuk meraih sukses, Welch mengajak anak buahnya untuk ”melihat” kemasa depan: apa yang bisa membuat mereka gagal dalam persaingan, strategi apa yang harus dilakukan agar hal ini tidak terjadi atau strategi apa yang harus diciptakan agar kondisinya bahkan terbalik: mereka menang dalam persaingan. Strategi ini dikenal dengan singkatan DYB (Destroy Your Business) dan GYB (Grow Your Business).

Tindakan sukses
Yang membedakan seorang pemimpin yang sukses dari yang gagal adalah keberanian untuk mengambil tindakan. Jika orang lain hanya berhenti pada mimpi sukses, ataupun menyusun rencana sukses, maka seorang pemimpin yang sukses berani mengambil keputusan untuk bertindak meraih sukses. Tentu saja tindakan ini tidak membabi buta, melainkan sudah dipikirkan sungguh-sungguh, dengan perencanaan yang rinci, dan persiapan yang matang.
Dalam mengambil tindakan sukses, Colin Powell, salah satu pemimpin perang Irak yang sebelumnya, menerapkan prinsip P= 40 – 70. Menurut Colin Powell, jika kesempatan sukses ada pada rentang probabilita 40% sampai 70%, dengan informasi, ketrampilan, dan kemampuan yang berhasil dibangun, maka jangan ragu lagi untuk mengambil keputusan. Jika kita menunda untuk bertindak, ada kemungkinan ide dan rencana yang sudah disusun akan menjadi sia-sia, karena orang lain sudah mendahului kita untuk meraih sukses yang kita impikan.
Ingin menjadi pemimpin yang sukses? Pelajari dan milikilah watak seoran pemimpin yang sukes. Ingin mencari pemimpin yang bisa membawa kita ke tujuan sukses? Carilah orang yang menunjukan kualitas seorang pimpimpin. Salam sukses! n

Jumat, 03 Februari 2012

0 Cara Mengatasi Rasa Jenuh

Dalam kegiatan atau aktivitas sehari hari, tak jarang kita merasakan tingkat kebosanan yang cukup tinggi. Alhasil gejala stress dan depresi timbul dari pikiran yang terbebani itu. Dorothea Brande, penulis dan editor asal Amerika Serikat yang terkenal dengan bukunya “Wake Up and Live and Becoming a Writer”, menyatakan bahwa ada beberapa latihan mental untuk membuat pikiran Anda jadi lebih tajam.
Latihan ini merupakan latihan singkat dan ringan yang semata-mata akan mengembalikan kesegaran pikiran, meningkatkan kreativitas, senantiasa membuat pikiran kita jernih, menguatkan mental dan berbagai manfaat lainnya. Berikut ini merupakan tips cara menyegarkan kembali pikiran kita:
  1. Bersikaplah biasa, tanpa harus berbicara yang dirasa tidak perlu dan tidak usah berbicara apa apa dalam waktu satu jam saja sehari.
  2. Berpikirlah mengenai suatu hal selama 1 jam, jika tidak mampu bisa dimulai dengan 5 menit saja
  3. Berbicaralah selama 15 menit per hari tanpa menggunakan kata “Aku”, “Saya”, dan  “Milik saya
  4. Cobalah untuk diam dalam suasana ramai
  5. Ceritakan tentang diri anda pada orang lain tanpa harus terkesan mengeluh dan membuat bosan lawan bicara.
  6. Buatlah rencana kegiatan untuk esok hari dan lakukanlah dengan konsisten
  7. Lakukanlah rutinitas yang berbeda dari keseharian anda, hal ini bisa mengurangi kebosanan yang diakibatkan rutinitas anda sehari hari.
Nah sahabat, beberapa point diatas merupakan segala aktivitas yang dapat mengurangi kebosanan, lakukanlah beberapa hal tersebut maka kamu akan mendapatkan hasilnya. Selamat mencoba…

1 Cara Mengatasi Rasa Malu

SETIAP manusia memiliki rasa malu, besar maupun kecil. Namun, rasa malu berlebih dapat membuat Anda sulit untuk maju di berbagai bidang. Padahal menjadi seorang pemalu bukan berarti Anda harus kalah.
Jika Anda masih berjuang dengan rasa malu berlebih, berikut sembilan cara mudah mengatasinya, seperti dilansir Allwomensstalk.
Fokuskan pada hal positif
Si pemalu umumnya sulit menunjukkan imej diri. Nah, untuk mengatasinya, ingatkan diri pada apa yang membuat Anda cukup percaya diri. Yaitu senyum, kecerdasan, dan karier Anda. Lalu fokuskan ketiganya pada situasi sosial.
Bukan pusat perhatian
Penting disadari untuk si pemalu, dia bukan pusat perhatian. Tidak ada yang selalu mengamati gerak-gerik dan menghakimi Anda. Dengan begitu, Anda dapat merasa lebih “enteng” menjalani hari.
Jangan melabeli diri “pemalu”
Setop melabeli diri sebagai seorang pemalu. Itu hanya akan merusak usaha Anda untuk berhenti menjadi si pemalu.
Tenang
Saat kondisi terasa canggung, disarankan bagi si pemalu untuk tenang dan bernapas agar apa yang dia lakukan dapat lebih terarah, tidak terburu-buru, dan tidak melakukan hal yang ceroboh.
Jangan berusaha jadi yang sempurna
Tidak ada manusia yang sempurna. Jadi, berhenti mengkhawatirkan harapan seseorang untuk Anda dapat tampil sempurna.
Keluar dan hadapi
Kita tahu Anda malu untuk berhadapan dengan lingkungan. Daripada mengunci diri terhadap kehidupan luar, mengapa tidak mulai melatih bagaimana berhubungan bersama orang lain dengan cara yang lebih benar.
Belajar menerima pujian dan penolakan
Cara terbaik untuk menerima pujian ialah tersenyum dan mengucapkan terima kasih, sangat simpel bukan? Bagaimana dengan penolakan? Terima dengan lapang dada agar tidak berdampak lebih buruk pada diri Anda.
Belajar dari kesalahan
Jika Anda rasa yang sudah dilakukan untuk mengatasi rasa malu masih salah, ada baiknya Anda jadikan itu pelajaran.
Dukungan
Minta dukungan orang terdekat untuk membantu Anda mengatasi rasa malu. Biarkan dia tahu rencana Anda dan kapan Anda membutuhkan dukungannya. Semisal, dalam waktu dekat dia dapat menemani Anda menghadiri acara kantor.

0 Melawan Rasa Malas

Melawan Rasa Malas

Rasa malas termasuk salah satu ‘penyakit berat’ yang sering menghinggapi manusia. Ya! Kemalasan adalah salah satu faktor dominan yang membuat manusia sulit meraih kesuksesan. Kemalasan pula yang seringkali menghambat seseorang bahkan suatu bangsa dalam meraih kemajuan. Tidak cuma itu, kemalasan juga tak jarang membuyarkan segala amal dan cita-cita manusia untuk meraih kebahagiaan di dunia maupun akhirat.
Berbicara tentang kemalasan, sebenarnya bukan berbicara tentang kurangnya pengetahuan. Orang malas mengetahui tentang apa yang harus dia lakukan, tetapi dia tetap tidak melakukan hal yang semestinya dilakukan, entah itu karena enggan atau malas itu tadi. Sesungguhnya kerugian yang timbul akibat kemalasan pun bukan main-main bisa jadi sampai hilang nyawa. Penganggur yang malas mencari nafkah atau malas bekerja keras, benar-benar dapat menjadi beban pemborosan, karena walaupun menganggur dia tetap harus menguras dana untuk makan, minum, tempat berteduh, mandi, listrik, air, dan sebagainya.
Padahal kalau dia mau saja keluar dari rumahnya dengan niat dan tekad untuk bekerja keras mencari nafkah niscaya, maka dia akan seperti burung yang keluar dari sangkarnya dan kembali membawa cacing untuk makan keluarganya. Jadi bukan karena tidak ada jatah rezekinya, melainkan malas menjemput jatahnya. Dan kalaupun memang ‘belum waktunya’ memperoleh pekerjaan, maka jadilah pribadi yang sanggup berhemat dan tidak menjadi beban.
Ada seorang pemuda, malah mahasiswa, mempunyai motor yang bagus. Sayang, dia malas sekali untuk memarkir kendaraan di tempat yang semestinya. Dia merasa lebih mudah menyimpan di depan pintu kosnya. Lebih dari itu, dia pun malas untuk repot-repot menggunakan rantai pengaman. Di ujung kisah ini sudah bisa ditebak, kemalasan seperti ini akan memberi kemudahan bagi para maling untuk melakukan aksinya. Malas mengeluarkan waktu dan tenaga yang tak seberapa, maka hasilnya lenyaplah berjuta-juta.
Kisah lainnya tentang safety belt atau sabuk pengaman. Karena merasa sudah terbiasa tak menggunakan dan juga malas memakainya, sang bos sebagai pemilik mobil mewah harus memikul derita menyedihkan, yaitu tatkala ada mobil orang lain yang hilang kendali sehingga menabrak mobilnya tanpa bisa dihindarkan. Akibatnya, dia harus berbaring di rumah sakit berbulan-bulan karena gegar otak dan patah tulang. Tentu saja, hal ini menyebabkan dia harus mengeluarkan biaya besar. Tidak cuma itu, dia juga tidak dapat bekerja dengan baik, sehingga hilanglah kesempatan bisnisnya. Nah, silakan hitung sendiri jenis kerugian lainnya!
Lantas bagaimana dengan sopirnya. Ternyata, walaupun sang sopir pendidikannya hanya sekolah dasar, tetapi dia selalu berusaha tertib, disiplin, dan tidak mengenal malas untuk menyempurnakan kewajibannya. Sang sopir selamat karena menggunakan sabuk pengaman dengan baik dan juga tidak pernah malas untuk berdoa meminta perlindungan kepada Allah yang menguasai segala kejadian.
Saudaraku, marilah kita renungkan perkara kemalasan lainnya. Misalnya malas mandi, maka bersiaplah untuk berpanu-ria. Malas mengerjakan tugas dan belajar maka bersiaplah untuk tidak naik kelas. Malas ngantor maka bersiaplah untuk dirumahkan, malas ibadah maka bersiaplah untuk mendapatkan penderitaan dunia akhirat, na’udzubillah. Bukankah tugas kita di dunia ini untuk beribadah? Percayalah tidak ada jalan kesuksesan bagi si pemalas yang malang. Maka, marilah kita lawan dengan segenap tenaga, dobrak, bagai buldozer menggempur penghalang. Yakinlah bahwa kita sanggat sanggup melawan kemalasan yang merugikan dan menghinakan itu dengan mudah asalkan mau memulainya dengan belajar mendisiplinkan diri dalam segala hal

Jumat, 27 Januari 2012

0 Apakah Anda cukup puas dengan tubuh sendiri

Bila kurang puas, ikuti saran dari Margo Maine, Ph.D berikut ini:

1. Tubuh Anda adalah ciptaan Tuhan yang luar biasa, mulailah untuk menghargainya.

2. Buat daftar yang mencantumkan hal-hal yang dapat dilakukan tubuh Anda. Baca dan tambah terus daftar itu.

3. Sadari apa yang bisa dilakukan tubuh Anda setiap hari. Ingatlah bahwa tubuh adalah instrumen kehidupan, bukan sekadar hiasan

4. Buatlah daftar orang-orang yang Anda kagumi: orang yang banyak menyumbang hal positif dalam hidup Anda, di masyarakat dan di dunia. Perhatikan apakah penampilan fisik mereka tampak penting dalam menunjang kesuksesan dan pencapaiannya.

5. Berjalanlah dengan kepala diangkat, didukung rasa percaya diri.

6. Jangan biarkan berat badan atau postur tubuh menghalangi Anda menikmati kegiatan yang disukai.

7. Pakailah baju yang nyaman, disukai dan terasa enak di tubuh.

8. Hitung berkat yang Anda terima, bukan kemalangan-kemalangan.

9. Pikirkan hal-hal lain yang bisa dicapai dengan waktu dan energi yang dihabiskan untuk mengkhawatirkan badan dan penampilan.

10.Jadilah sahabat serta pendukung, bukan musuh bagi tubuh sendiri.

11.Pikirkan bahwa kulit Anda beregenerasi setiap bulan, perut setiap lima hari, liver setiap 6 minggu dan tulang setiap tiga bulan.

12.Setiap bangun tidur di pagi hari jangan lupa berterimakasih atas istirahat untuk tubuh sehingga tubuh terasa segar.

13.Setiap malam saat akan tidur jangan lupa berkata kepada tubuh Anda betapa berharganya tubuh, sehingga membantu melaksanakan tugas sehari-hari.

14.Temukan metode latihan olahraga yang Anda nikmati dan lakukan secara teratur. Tapi jangan berolahraga untuk menurunkan berat badan atau melawan tubuh sendiri. Lakukan olahraga untuk kesehatan dan kekuatan tubuh, karena membuat Anda nyaman.

15.Ingat kembali saat Anda merasa nyaman dengan tubuh Anda. Katakan pada diri sendiri Anda dapat merasa seperti itu lagi, bahkan pada usia yang tidak muda lagi.

16.Buatlah daftar 10 hal positif tentang diri sendiri tanpa menyebut penampilan fisik.

17.Buat tulisan dan tempel di kaca rias: saya tampil menarik dari dalam dan luar.

18.Cari hal-hal indah yang ada di dunia dan pada diri Anda sendiri.

19.Mulailah

0 Cara Agar Menjadi Percaya Diri

Banyak cara yang bisa anda lakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri anda dalam jangka panjang, namun terkadang kita juga memerlukan langkah-langkah meningkatkan rasa percaya diri dalam waktu singkat. Anda rasanya tak bisa berjalan menuju sebuah pertemuan penting sambil membaca buku panduan mengenai kepercayaan diri, atau menelepon mentor anda pada menit-menit terakhir.
Jadi dibawah ini saya mencoba mensharingkan kepada anda beberapa tips yang dapat meningkatkan rasa percaya diri anda dengan cepat dalam hitungan detik :
1. Tersenyum
Tersenyum merupakan tips 1 detik jika anda merasa gugup dan tidak percaya diri. Anda tidak hanya tersenyum jika anda merasa senang dan percaya diri, sebaliknya anda bisa tersenyum untuk membuat diri anda merasa lebih baik. Tersenyum berhubungan erat dengan perasaan positif sehingga hampir tidak mungkin anda merasa tidak enak ketika anda tersenyum.
Tersenyum lebih dari sekedar menunjukkan ekspresi pada wajah anda. Tersenyum melepaskan hormon endorphin yang membuat anda merasa lebih baik, meningkatkan sirkulasi darah di wajah anda, membuat anda merasa nyaman dengan diri anda sendiri dan tentunya dapat meningkatkan rasa percaya diri anda. Anda juga akan tampak lebih percaya diri di hadapan orang lain ketika anda tersenyum.
2. Tatap Mata Lawan Bicara Anda
Sama halnya dengan tersenyum, tataplah mata semua orang di dalam ruangan. Berikan senyum anda dan dapat dipastikan mereka akan membalas senyuman anda; dan senyum yang diberikan orang lain dapat meningkatkan rasa percaya diri anda dengan cepat. Sama halnya dengan tersenyum, kontak mata menunjukkan bahwa anda percaya diri. Menatap sepatu anda atau meja mendorong perasaan anda menjadi ragu-ragu dan malu. Tips ini sangat berguna untuk situasi kerja; buatlah kontak mata dengan orang yang mewawancarai anda, atau orang-orang yang menghadiri presentasi anda.
“Kontak mata membantu anda untuk menghilangkan rasa takut jika anda sedang berbicara di depan umum dan semakin mendekatkan anda dengan lawan bicara anda. Stress merupakan perasaan yang datang dari sesuatu yang asing dan tidak dapat dikendalikan. Kontak mata memberikan pembicara gambaran dari kenyataan yang tidak lain adalah lawan bicara itu sendiri. Kontak mata juga membantu menarik minat lawan bicara anda.” (Confident Eye Contact, Unlimited Confidence)
3. Ubahlah Suara Dalam Diri Anda
Kebanyakan dari kita memiliki suara dalam diri yang mengatakan bahwa kita bodoh, tidak cukup mampu, terlalu gendut, kurus, berisik, pendiam, dll. Kemampuan merubah suara di dalam diri anda merupakan kunci untuk memperoleh kepercayaan diri dari dalam. Buat suara dalam diri anda menjadi teman pendukung yang paling mengenal anda dan mengetahui bakat anda, serta menginginkan anda untuk mencapai yang terbaik.
4. Lupakan Standar Yang Ditetapkan Orang Lain
Terlepas dari situasi yang membuat anda mengalami krisis percaya diri, anda bisa membantu diri anda sendiri dengan berpegang pada standar yang anda miliki. Orang lain memiliki nilai yang berbeda dengan anda, dan sekeras apa pun anda mencoba, anda tidak pernah bisa memuaskan semua orang setiap saat. Jangan khawatir jika orang-orang menyebut anda gendut, kurus, pemalas, membosankan, pelit, konyol, dll.. Bertahanlah pada standar yang anda miliki, bukan pada standar yang dimiliki orang lain. Ingatlah nilai-nilai dan standar-standar yang dimiliki umumnya berbeda dalam masyarakat; anda tidak harus menerima nilai dan standar tersebut hanya karena orang-orang di sekitar anda menerimanya.
5. Tampillah Serapih Mungkin
Meskipun anda hanya memiliki sedikit waktu, pergilah ke kamar mandi untuk memastikan anda tampil rapih. Sisirlah rambut anda, cucilah muka anda, perbaiki riasan wajah anda, luruskan kerah anda, pastikan tidak ada sisa makanan pada gigi anda. Semua hal ini dapat membuat perbedaan antara rasa percaya diri terhadap penampilan anda dan rasa takut anda terhadap penampilan anda.
”Sempurnakan penampilan fisik anda; sudah merupakan fakta bahwa penampilan seseorang memainkan peranan penting dalam membangun rasa percaya diri. Meskipun kita tahu apa yang kita miliki dalam diri kitalah yang penting, penampilan fisik anda menentukan impresi orang terhadap diri anda.” (Building Blocks to Self-Confidence, Complete Wellbeing)
6. Berdoalah Atau Bermeditasi Sejenak
Jika anda percaya pada Yang Maha Kuasa, mengucapkan doa bisa meningkatkan rasa percaya diri anda (anda juga bisa melakukan meditasi selain berdoa). Langkah ini membantu anda untuk mundur sesaat dari situasi yang serba cepat dan mencari bantuan dari Yang Maha Kuasa. Berikut adalah sebuah contoh doa, namun anda bisa menulis hal serupa yang sesuai dengan agama atau kepercayaan anda:
“Ya Tuhan, terima kasih karena Kau telah mencintai dan menerimaku apa adanya.. bantulah aku untuk melakukan hal yang sama.. dan bantulah aku untuk tumbuh menjadi sesuai dengan kehendakMu sehingga rasa percaya diriku akan bertambah; semuanya demi keagungan namaMu dan bukan namaku. Terima kasih karena Engkau telah mendengarkan dan menjawab doaku. Amin.” (Daily Encounter, Strengthen Your Self-Confidence, Acts International)
7. Reka Ulang
Jika sesuatu terjadi diluar dugaan anda, hal ini cukup mudah menggoyahkan rasa percaya diri anda. Mungkin anda menumpahkan minuman anda, terlambat hadir di sebuah pertemuan penting karena macet, atau seseorang yang ingin anda ajak bicara memberikan tanggapan dingin. Cobalah untuk “mereka ulang” situasi tersebut dan tempatkan pada situasi yang lebih positif. Seringkali suatu kejadian menjadi negatif karena persepsi kita sendiri.
8. Tentukan Langkah Anda Selanjutnya
Jika anda tidak yakin dengan apa yang harus anda lakukan, temukan satu langkah sederhana yang bisa membantu anda untuk terus maju. Hal ini mungkin saja bisa dilakukan dengan melakukan kontak mata pada sebuah pesta, memperkenalkan diri anda pada orang asing, memecahkan kebekuan dalam sebuah rapat, atau menanyakan orang yang mewawancarai anda untuk menunjukkan pengetahuan anda terhadap industri dan perusahaan mereka.
Mulailah bertindak meskipun anda tidak memiliki gambaran yang jelas mengenai apa yang seharusnya anda lakukan. Bergeraklah menuju sasaran anda. Koreksi diri anda di lain kesempatan.
9. Bicaralah Perlahan
Sebuah tips sederhana agar anda terlihat atau menjadi lebih percaya diri adalah dengan bicara perlahan. Jika anda bicara terlalu cepat, anda akan merasa tidak enak karena anda sadar anda bicara terlalu cepat. Bicara perlahan memberi anda kesempatan untuk memikirkan apa yang anda akan katakan selanjutnya. Jika anda sedang berbicara atau melakukan presentasi, berhentilah sesaat pada akhir sebuah frase atau kalimat untuk membantu orang lain mencerna apa yang anda katakan.
Berbicara perlahan menunjukkan kepercayaan diri seseorang. Seseorang yang merasa tidak layak didengarkan akan berbicara dengan cepat, karena ia tidak mau membuat orang lain menunggu hal-hal yang tidak layak didengarkan.
10. Ikut Ambil Bagian
Pernahkah anda duduk seharian di dalam kelas atau di sebuah rapat tanpa mengucapkan satu patah kata pun? Pernahkah anda pergi bersama teman-teman anda di malam hari dimana teman-teman anda berbincang dengan gembira sementara anda hanya duduk dan menatap minuman anda? Kemungkinan yang terjadi adalah anda merasa tidak terlalu percaya diri pada saat itu – dan mungkin saja anda akan merasa lebih tidak enak sesudah malam tersebut. Apapun situasi anda, berusahalah untuk ikut ambil bagian. Meskipun anda merasa tidak banyak yang bisa anda katakan, pikiran dan perspektif anda sangat berharga bagi orang-orang di sekitar anda.
Dengan mencoba untuk berbicara setidaknya satu kali dalam setiap diskusi kelompok, anda akan menjadi pembicara yang lebih baik, lebih percaya diri mengutarakan pikiran anda, dan dikenal sebagai seorang pemimpin oleh rekan-rekan anda.
 

Nikychoy Synyster Blog Copyright © 2011 - |- Template created by Niky Choy