Kamis, 27 September 2012

0 Tawuran lagi di ibukota

Beberapa hari yang lalu saya sempat nonton berita di TVONE yang dimana pada berita tersebut membahas tentang dunia pendidikan indonesia saat ini... sebenarnya saya harapannya berita yang disajikan mengenai prestasi-prestasi peserta didik yang dimana akan menjadi generasi penerus bangsa.. sayangnya malah hal tentang tawuran pelajar yang diberitakan... apa memang,  sekolah sekolah tempat mereka mengenyam pendidikan telah menerapkan kurikulum berbasis kekerasan .. hahha lucu deh
hmm.. kan anak ibukota jadi  harus nunjukin bahwa mereka adalah sang jagoan ...hahhhaha.
sebenarnya mereka diajar apa sih disekolah mereka kompak banget sih lempar batunya hahhaha...

kayaknya peserta didik dari sekolah sekolah yang ada di ibukota sana harus di injak injak batang lehernya biar sadar klo dinasehatin dengan halus ngga mau dengar...

pasti guru pendidikan pancasila dan kewarganegaraan disekolah mereka sudah tidak produktif jadi gitu deh peserta didiknya suka tawuran...
mungkin gurunya suka gajinya saja.. kan uang bisa dipakai buat beli sandal kwkwkwwwk

Tercatat sepanjang 2012, telah terjadi perkelahian pelajar sebanyak sebelas kali. Dari sebelas kejadian, ada 5 korban jiwa," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Kamis (27/9/12) di Mapolda Metro Jaya. Tahun lalu jumlah korban jiwa sebanyak lima orang.

Dari sebelas tawuran pelajar tahun ini, tiga di antaranya terjadi antarmahasiswa. Ketiganya melibatkan mahasiswa dari Kampus UPI YAI dan kampus UKI. Kedua kampus itu sama-sama berlokasi di Jalan Diponegoro, Kelurahan Kenari, Jakarta Pusat.
Selain itu, tawuran juga terjadi di Jalan Matraman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Peristiwa itu menimbulkan dua korban luka. Adapun tawuran di Jalan Ampera, Bekasi Timur, mengakibatkan satu orang tewas dan dua orang kritis.
Di Bundaran Bulungan, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jaksel, tawuran antarmurid SMA mengakibatkan 5 pelajar SMA Negeri 6 dan 2 pelajar SMA Negeri 70 mengalami luka-luka. Bentrok di lokasi tersebut juga mengakibatkan satu anggota Patko Res Jaksel terluka.
Sementara itu, di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakpus, tawuran menyebabkan seorang korban luka. Seorang korban tewas dalam tawuran di Stasiun Panjang Buaran, Duren Sawit, Jakarta Timur. Demikian juga seorang korban tewas di Jalan Raya Sawangan, Mampang Pancoran Mas, Depok

kepala sekolah kerja apa sih.,,,
korupsi aja kali hahahah kan lebih mudah wkkwkwkwkk

ya kiranya mendikbud butuh lebih tegas neh....
pantas aja negara kita terpuruk...
habis dunia pendidikan menelorkan jagoan lagi hahahahaha

Jadi IbukotaKu ???

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Nikychoy Synyster Blog Copyright © 2011 - |- Template created by Niky Choy